1st Sponsor


ibote creative Komunitas Blogger Bekasi ASEAN Blogger

Kamis, 22 Agustus 2013

Makna Idul Fitri


Apa itu Idul Fitri?? Kembali menjadi Suci karena kita sudah melewati 1 bulan lamanya berpuasa kemudian kita saling bermaaf-maafan, begitulah yang saya ketahui. Namun pada hakikatnya selama raga saya masih aktif, permohonan maaf lahir dan batin ini selalu terucap bukan hanya di bulan suci Ramadhan saja. Ibarat kata kita memang dianjurkan untuk selalu bertaubat setiap saat. Begitulah yang Nabi Muhammad SAW lakukan. Pada dasarnya sejak kita pertama kali belajar Agama di TK & SD, kita sudah diajarkan untuk selalu saling memaafkan. Bener toh?

Tanpa terasa waktu liburan telah habis, THR pun juga sudah habis :P dan kita sudah melewati 3 hari besar, pertama hari raya Idul Fitri, yang kedua hari Jumat dan yang ketiga Hari Kemerdekaan RI. Saya perhatikan sudah banyak yang memposting tulisan dengan tema 17 Agustus, namun belum ada yang memposting tentang hari Besar Umat Islam. Meskipun komunitas ini belum sempat mengadakan kegiatan halal bihalal ataupun sudah mengadakan kegiatan halal bihalal, saya akan tetap bersilahturahmi melalui tulisan.

Secar turun temurun dari tahun ke tahun, hingga saat ini jika kita berbicara mengenai hari besar umat Islam hampir seperti bagaimana kita merasakan kemerdekaan secara lahir dan batin, saling bermaaf-maafan kepada sesama manusia. Itu baru yang namanya Habluminannas, hubungan sesama umat manusia, bagaimana hubungan kita dengan Allah Sang Pencipta? namun menurut apa yang saya ketahui dan mengingat kembali apa saja yang saya dapatkan ketika saya mengikuti sebuah pengajian, Habluminannas itu setiap waktu kita selalu melakukannya baik itu bersedekah atau pun komunikasi antar sesama manusia. Habluminallah pun demikian, terjadi pada saat kita beribadah, berpuasa dll.

Jika ingin memasuki surga, sebelum mokat / meninggal dunia kita harus menyeimbangkan kedua hubungan tersebut. Selesai…!!! Namun akhir-akhir ini mulai muncul beberapa topik perbincangan yang sangat menarik tentang Hari besar Islam atau mungkin karena saya yang baru mengetahui info seperti ini.  Bukannya sok tahu, tapi saya hanya ingin berbagi dari sumber yang penjelasannya menurut saya memang masuk akal, bahwasannya Idul Fitri yang kita nanti-nantikan setelah melakukan berpuasa selama 1 bulan memiliki arti yang sangat jauh berbeda dari yang sebelumnya  “kembali suci”. Jadi Idul Fithri memiliki arti yang sebenarnya adalah Hari Raya berbuka Puasa, kembali berbuka yakni tidak berpuasa lagi setelah 1 bulan lamanya kita berpuasa. Jangan karena kita berpuasa selama 1 bulan lamanya kita langsung kembali suci layaknya seorang Bayi, Allahu alam yaaaa….

Sebenarnya tidak ada kesulitan dalam mengenal agama Islam, jika memang salah satu arti tersebut sangatlah benar, maka memang sebenarnya kita tidak melanggar kan?? Permasalahannya pada saat Idul Fithri pastinya tidak ada yang sedang melakukan ibadah puasa, namun ucapan maaf dan memaafkan memang sangat sesuai kita lontarkan tapi ingat jangan hanya terpaku karena kita berada di hari besar ini saja :D pilihlah secara akal sehat, mana yang menurut mu yang benar arti dari Idul Fithri.

Sumber dengan penyampaian yang jelas beserta dengan Hadits silahkan klik disini
Salah satu Imam di Istiqlal pun memiliki persepsi yang sama, silahkan klik disini
READ MORE - Makna Idul Fitri

Senin, 29 Juli 2013

Catatan Buka Puasa Bersama IBOTE

Hmmm... Rasanya terlalu emosional kalo judulnya harus bertuliskan catatan, seperti anak sekolah saja yang selalu mencatat. Tapi mencatat sesuatu itu sangat penting dan tidak merugikan, apalagi untuk mengevaluasi apa saja yang pernah kita lakukan hari ini? #NOTED.

Tepat pada hari minggu, saya pergi ke sebuah tempat untuk melengkapi kebutuhan Lebaran *Bukan beli baju ya :P * , karena sorenya tidak ada agenda untuk buka puasa bersama, saya putuskan untuk pergi dengan sedikit santai. Selesai melakukan ini dan itu, hujan pun mengguyur kota Jakarta, sambil berteduh dalam sebuah mesjid, saya sempatkan untuk menunaikan ibadah solat Dzuhur. Suasana di mesjid  membuat saya kepingin untuk berleyeh-leyeh, maklum diluar sedang hujan jadi tidur2an sebentar gak apa-apalah. Sambil membuka handphone, saya melihat ada sebuah notify masuk ke hape saya, ternyata seorang teman saya memberikan info yang lumayan penting.
Kalo dibaca sih mengejutkan, karena info baru datang pada hari ini (minggu) dan menjelaskan pernyataan untuk hari ini juga (minggu), tak lama berselang teman saya bernama Prio menjawab postingan tersebut dengan berkomentar "iya jadi jam 5", wow!!! dadakan nih info. Jika dipikir-pikir sudah lama jua tidak bertemu dan berkumpul dengan anak-anak IBOTE, tahun lalu juga saya berhalangan hadir untuk mengikuti acara buka puasa bersama, berarti tahun ini harus hadir. Dan akhirnya saya bergegas pulang dan bersiap-siap hingga akhirnya tiba dirumah pukul 16.50 WIB. Solat kemudian cus menuju BCP tanpa mandi sekalipun.

Pada akhirnya saya tiba di BCP dengan waktu yang pas untuk berbuka puasa. Dijalanan, di parkiran motor, hingga di dalam mall BCP, crowded banget. Hal yang seperti ini akhirnya membuat saya untuk tidak memiliki nafsu makan sama sekali. Saya berjalan setapak demi setapak menuju Foodcourt dan bertemu dengan beberapa orang anak IBOTE, diantaranya juga hadir mantan pacar saya bersama dengan teman sekelasnya pada masa kuliah dahulu. Meskipun sudah bertemu hal ini juga tidak membantu nafsu makan saya membaik. Lebih baik saya pergi solat dulu kemudian balik lagi, dengan harapan suasana di foodcourt tersebut sudah lumayan sepi. Sesampainya di mushola BCP, saya di kejutkan dengan antrian barisan orang yang ingin mengambil ari wudhu, gak kebayang, kalo semua pengunjung di BCP pergi ke mushola yang begitu kecil untuk melakukan Ibadah Maghribnya. Dengan inisiatif saya langsung membuka sepatu kemudian saya masuk ke dalam toilet yang berlokasi tidak begitu jauh, untuk mengambil wudhu.

Selesai solat
Saya pun kembali menuju tempat anak Ibote berkumpul, ternyata selain tempat yang mulai lapang ada penambahan peserta buka bersama, Mizwar dan Yandi yang baru sampai. Saya pun akhirnya bisa merasakan nikmatnya duduk dengan semangkok Zoupa Soup dan sebotol Air Mineral, rasanya sudah cukup bagi saya. Biasanya juga kalo makan itu selepas pulang solat tarwih.

Nostalgia
Percakapan - percakapan ringan pun terjadi, antara saya, Mizwar dan Yandi, disusul dengan yuli Bakpao kemudian Hartono. Membicarakan tentang pekerjaan masing-masing dan berbagai moment yang pernah terjadi. Sebenernya dalam acara Bukber ini, ada seseorang yang ingin saya temui, bocahnya paling konyol, banyak keberuntungan yang unik menghampiri hidupnya, mungkin kalo datang, ceritanya sudah semakin heboh. Padahal orang itu merupakan orang kedua yang memberikan info via BBM, agar saya mengikuti acara Bukber, namun sayang dia sedang ada acara dirumahnya. Jadi kalo mati kubur dewek kata si Yandi via bbm milik saya :D

Sumber Foto: dari FB Oliv
Kesimpulan
Menurut saya, acara ini terlalu dadakan dan sebaiknya untuk tidak terjadi miss berkelanjutan, selanjutnya di infokan melalui forum yang lebih umum seperti group FB IBOTE, karena gak semua member memiliki dan menggunakan WA. Kalo dilihat dari tujuan awal memang sangat baik, silahturahim, tapi saran dari saya untuk mencari lokasi baru, jangan dari tahun ke tahun kita selalu berdiam diri di BCP. Pengalaman saya bersama teman-teman lainnya jika mengadakan bukber, sangat jarang dan bahkan tidak pernah di dalam sebuah Mall. Biasanya saya dan teman-teman rumah, SD dan SMP jika ingin mengadakan bukber selalu menyewa tempat-tempat seperti Mbok Berek dll. atau ada juga tempat dengan view yang sangat bagus seperti Galaxy FoodCourt, suasana terbuka, disampingnya ada mesjid yang Megah jadi kalo pergi solat Maghrib sangat nyaman selain itu dapat menggelar sebuah komunikasi yang menarik selama acara berlangsung :)

Bukber Teman-teman SD

SMP 3 Bekasi

Bukber SMP N 3 Bekasi

Buka bersama dengan SMP N 3 Bekasi Alumni tahun 2003





READ MORE - Catatan Buka Puasa Bersama IBOTE

Rabu, 02 Januari 2013

Mabok Dangdut

Ada yang tahu darimana asalnya musik Dangdut? saya berpikir bahwa dangdut itu berasal dari negara India. Baru-baru ini saya mulai sangat menyukai musik dangdut, dimana-mana selalu mendengarkan dangdut. Sewaktu saya menaiki sebuah kendaraan metromini menuju tempat kerja tanpa sengaja kaki saya bergoyang-goyang akibat suara musik dangdut yang keluar dari setiap speakernya, mungkin karena musiknya yang terdengar sangat unik membuat saya perlahan semakin menyukai musik dangdut. Di tambah lagi ketika saya menonton OVJ (Opera Van Java), dimana waktu itu saipul jamil menjadi bintang tamu dan hampir disetiap sesi dialognya membuat saya tertawa karena lagu Dangdut yang ia nyanyikan tersebut.

Awal saya mengenal lagu dangdut adalah ketika ada sebuah pesta pernikahan tetangga saya di komplek perumahan tempat saya tinggal. Penyanyi tersebut menyanyikan lagu "Mabok Janda", saya perhatikan lirik dari setiap baitnya sangatlah lucu, dan akhirnya saya mulai mencari lagu tersebut di internet. 

Stop sampai disitu, dan mulai memasuki akhir tahun 2012 dan 2013 saya mempunya seorang Boss, yang terobsesi dengan gaya Sharukhan. Sampai-sampai ketika perusahaan kami menggelar sebuah acara, lagu India kesukaannya selalu di putar, dan salah satu dari kami bergoyang-goyang layaknya film India. Melihatnya saja memang membuat saya semakin yakin bahwa dangdut itu sangat menghibur.

Baru-baru ini juga saya menemukan sebuah file film yang tersimpan lama dalam ratusan Folder di Laptop saya. Yaitu film "My Name Is Khan", film itu memang seru, tapi lebih serunya ketika mendengarkan soundtrack dari film India tersebut. 

so everywhere, anytime is Dangdut...!



READ MORE - Mabok Dangdut

Cerita Nyata Yang Sangat Menginspirasi

Ketika awal pertama kali saya kenal dengan seorang yang setiap orang yang mengenalnya dengan baik menyebutnya dengan sebutan gelarUstad, yang memiliki panggilan yang sangat khas yaitu, NAQOY alias Nanang Qosim Yusuf. Suatu hari ketika saya mengikuti sebuah training yang beliau selenggarakan bersama The7Awareness ini sungguh membuat keadaan saya menjadi semakin berubah untuk menggapai kehidupan yang lebih baik lagi. Banyak orang yang terinspirasi dari gaya hidupnya yang sangat sederhana, salah satunya adalah aku sendiri. ...
READ MORE - Cerita Nyata Yang Sangat Menginspirasi

Kamis, 22 Desember 2011

Ibu

Dari sebuah kegelapan yang tenang, tubuhku semakin berkembang dan detak nadi ku semakin kuat, kini aku semakin yakin dan mulai siap untuk melihat sebuah cahaya kekal yang mulai membangunkanku dari sebuah tempat peristirahatan yang sebentar lagi akan aku tinggalkan. Rasanya aku sudah terbangun namun kelopak mata ini masih saja sulit untuk membuka mata  dan tidak satupun suara yang terdengar, hanya merasakan udara yang sangat dingin yang akan menyakitkan bagi tubuh ini. Perlahan aku mulai membuka kedua mata ini dan pertama kalinya mata ini melihat sebuah linangan air mata serta senyuman manis dari bibir seorang wanita. Detik demi detik udara dingin mulai menusuk-nusuk dan menyerang badanku, tak banyak yang bisa kuperbuat dari mulut ini untuk berkata-kata dan hanya teriakan tangis yang dapat kulakukan. Wanita cantik itu masih saja menangis serta tersenyum ketika melihat keberadaan yang telah di tunggu-tunggu sekian lama. Dibalut dan di bungkus dengan sebuah kain sehingga kehangatan tubuhku ini tetap terjaga dan isak tangis pun perlahan mulai mereda.

Begitulah kira-kira kenangan sewaktu aku mulai merapat ke Bumi. Perlahan aku mulai banyak diajarkan banyak hal, dari hal yang terkecil seperti menggosok gigi, mandi, buang air kecil/besar, belajar membaca buku dan Al-qur'an kemudian makan sendiri. Mulai terbiasa bangun pagi untuk melaksanakan ibadah Subuh tetapi setelah itu kembali menuju tempat tidur.
Kalo kita pernah nonton film "Ketika Cinta Bertasbih" katanya orang yang sudah bangun pagi untuk melaksanakan ibadah subuh kemudian kita tidur lagi rejeki kita akan di patok oleh ayam! jadi jawaban aku hanya "yaudah di makan lagi aja ayamnya biar rejekinya kembali lagi, heehehee... 

Jujur saja aku memang sangat bandel, jadi yang namanya marah-marah selalu tertuju padaku, seperti salah dalam membaca huruf di kitab suci Al-Qur'an sudah menjadi langganan penggaris kecil yang melayang ke tangan ku, namun perlahan mulai terbiasa lancar dalam membaca Al-Qur'an bahkan sampai lancar.

Memasuki umur untuk melakukan aktifitas di sekolah dasar pun  aku selalu di bantu oleh ibu-ku, di bantu dalam hal menghapal isi buku secara perlahan, caranya mudah sekali! pertama aku harus membaca buku sampai halaman yang telah di tentukan kemudian aku ditanyai tentang hal yang aku baca tersebut. Pulang sekolah terus melepaskan baju yang ku kenakan kemudian ku lempar-lempar ke mana saja di dalam rumah setelah kena marah aku mulai berhenti. Untuk para pembaca jangan ditiru hal seperti ini yaa... inget banget ini kejadian sewaktu aku kelas 1 SD. 

Tetapi tak selamanya aku ini menjadi anak yang nakal loh... sekarang aku selalu rajin membantu ibu ku, kalau sedang tidak bekerja aku selalu menyapu dan mengepel lantai rumah, mencuci piring, memijit kepala ibu ku dan jika malam tiba aku selalu memandikan kembang atau tanaman yang di tanam oleh ibuku di depan halaman rumah, bahkan menolong gadis sebelah yang di tinggal sendirian oleh orang tuanya dalam hal memasang lampu, menolong nenek dalam menyebrangi jalan TOL.. loh kok?!!? emang ada yah??

Para pembaca yang budiman... Ketahuilah bahwa jasa seorang ibu tidak terukur harganya, bahkan disebutkan dalam Al-Qur'an, seorang pria yang telah menikah harus tetap bertanggung jawab pada ibunya. *ini aku dengarkan sewaktu mengaji dan pada khutbah jum'at*. Maka nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan?? Ingatlah, tidak ada ibu maka tidak akan ada seorang Presiden, dokter, insinyur dll.


Tulisan ini aku buat dalam memperingati hari Ibu sekaligus ingin berbagi cerita yang tak terlupakan bagaimana kenakalan-kenakalan yang pernah terjadi dalam hidupku. Sekali lagi terimakasih banyak untuk ibu ku tercinta. I Love You. your the best mom :)

READ MORE - Ibu

Music