1st Sponsor


ibote creative Komunitas Blogger Bekasi ASEAN Blogger

Senin, 29 Juli 2013

Catatan Buka Puasa Bersama IBOTE

Hmmm... Rasanya terlalu emosional kalo judulnya harus bertuliskan catatan, seperti anak sekolah saja yang selalu mencatat. Tapi mencatat sesuatu itu sangat penting dan tidak merugikan, apalagi untuk mengevaluasi apa saja yang pernah kita lakukan hari ini? #NOTED.

Tepat pada hari minggu, saya pergi ke sebuah tempat untuk melengkapi kebutuhan Lebaran *Bukan beli baju ya :P * , karena sorenya tidak ada agenda untuk buka puasa bersama, saya putuskan untuk pergi dengan sedikit santai. Selesai melakukan ini dan itu, hujan pun mengguyur kota Jakarta, sambil berteduh dalam sebuah mesjid, saya sempatkan untuk menunaikan ibadah solat Dzuhur. Suasana di mesjid  membuat saya kepingin untuk berleyeh-leyeh, maklum diluar sedang hujan jadi tidur2an sebentar gak apa-apalah. Sambil membuka handphone, saya melihat ada sebuah notify masuk ke hape saya, ternyata seorang teman saya memberikan info yang lumayan penting.
Kalo dibaca sih mengejutkan, karena info baru datang pada hari ini (minggu) dan menjelaskan pernyataan untuk hari ini juga (minggu), tak lama berselang teman saya bernama Prio menjawab postingan tersebut dengan berkomentar "iya jadi jam 5", wow!!! dadakan nih info. Jika dipikir-pikir sudah lama jua tidak bertemu dan berkumpul dengan anak-anak IBOTE, tahun lalu juga saya berhalangan hadir untuk mengikuti acara buka puasa bersama, berarti tahun ini harus hadir. Dan akhirnya saya bergegas pulang dan bersiap-siap hingga akhirnya tiba dirumah pukul 16.50 WIB. Solat kemudian cus menuju BCP tanpa mandi sekalipun.

Pada akhirnya saya tiba di BCP dengan waktu yang pas untuk berbuka puasa. Dijalanan, di parkiran motor, hingga di dalam mall BCP, crowded banget. Hal yang seperti ini akhirnya membuat saya untuk tidak memiliki nafsu makan sama sekali. Saya berjalan setapak demi setapak menuju Foodcourt dan bertemu dengan beberapa orang anak IBOTE, diantaranya juga hadir mantan pacar saya bersama dengan teman sekelasnya pada masa kuliah dahulu. Meskipun sudah bertemu hal ini juga tidak membantu nafsu makan saya membaik. Lebih baik saya pergi solat dulu kemudian balik lagi, dengan harapan suasana di foodcourt tersebut sudah lumayan sepi. Sesampainya di mushola BCP, saya di kejutkan dengan antrian barisan orang yang ingin mengambil ari wudhu, gak kebayang, kalo semua pengunjung di BCP pergi ke mushola yang begitu kecil untuk melakukan Ibadah Maghribnya. Dengan inisiatif saya langsung membuka sepatu kemudian saya masuk ke dalam toilet yang berlokasi tidak begitu jauh, untuk mengambil wudhu.

Selesai solat
Saya pun kembali menuju tempat anak Ibote berkumpul, ternyata selain tempat yang mulai lapang ada penambahan peserta buka bersama, Mizwar dan Yandi yang baru sampai. Saya pun akhirnya bisa merasakan nikmatnya duduk dengan semangkok Zoupa Soup dan sebotol Air Mineral, rasanya sudah cukup bagi saya. Biasanya juga kalo makan itu selepas pulang solat tarwih.

Nostalgia
Percakapan - percakapan ringan pun terjadi, antara saya, Mizwar dan Yandi, disusul dengan yuli Bakpao kemudian Hartono. Membicarakan tentang pekerjaan masing-masing dan berbagai moment yang pernah terjadi. Sebenernya dalam acara Bukber ini, ada seseorang yang ingin saya temui, bocahnya paling konyol, banyak keberuntungan yang unik menghampiri hidupnya, mungkin kalo datang, ceritanya sudah semakin heboh. Padahal orang itu merupakan orang kedua yang memberikan info via BBM, agar saya mengikuti acara Bukber, namun sayang dia sedang ada acara dirumahnya. Jadi kalo mati kubur dewek kata si Yandi via bbm milik saya :D

Sumber Foto: dari FB Oliv
Kesimpulan
Menurut saya, acara ini terlalu dadakan dan sebaiknya untuk tidak terjadi miss berkelanjutan, selanjutnya di infokan melalui forum yang lebih umum seperti group FB IBOTE, karena gak semua member memiliki dan menggunakan WA. Kalo dilihat dari tujuan awal memang sangat baik, silahturahim, tapi saran dari saya untuk mencari lokasi baru, jangan dari tahun ke tahun kita selalu berdiam diri di BCP. Pengalaman saya bersama teman-teman lainnya jika mengadakan bukber, sangat jarang dan bahkan tidak pernah di dalam sebuah Mall. Biasanya saya dan teman-teman rumah, SD dan SMP jika ingin mengadakan bukber selalu menyewa tempat-tempat seperti Mbok Berek dll. atau ada juga tempat dengan view yang sangat bagus seperti Galaxy FoodCourt, suasana terbuka, disampingnya ada mesjid yang Megah jadi kalo pergi solat Maghrib sangat nyaman selain itu dapat menggelar sebuah komunikasi yang menarik selama acara berlangsung :)

Bukber Teman-teman SD

SMP 3 Bekasi

Bukber SMP N 3 Bekasi

Buka bersama dengan SMP N 3 Bekasi Alumni tahun 2003





READ MORE - Catatan Buka Puasa Bersama IBOTE

Rabu, 02 Januari 2013

Mabok Dangdut

Ada yang tahu darimana asalnya musik Dangdut? saya berpikir bahwa dangdut itu berasal dari negara India. Baru-baru ini saya mulai sangat menyukai musik dangdut, dimana-mana selalu mendengarkan dangdut. Sewaktu saya menaiki sebuah kendaraan metromini menuju tempat kerja tanpa sengaja kaki saya bergoyang-goyang akibat suara musik dangdut yang keluar dari setiap speakernya, mungkin karena musiknya yang terdengar sangat unik membuat saya perlahan semakin menyukai musik dangdut. Di tambah lagi ketika saya menonton OVJ (Opera Van Java), dimana waktu itu saipul jamil menjadi bintang tamu dan hampir disetiap sesi dialognya membuat saya tertawa karena lagu Dangdut yang ia nyanyikan tersebut.

Awal saya mengenal lagu dangdut adalah ketika ada sebuah pesta pernikahan tetangga saya di komplek perumahan tempat saya tinggal. Penyanyi tersebut menyanyikan lagu "Mabok Janda", saya perhatikan lirik dari setiap baitnya sangatlah lucu, dan akhirnya saya mulai mencari lagu tersebut di internet. 

Stop sampai disitu, dan mulai memasuki akhir tahun 2012 dan 2013 saya mempunya seorang Boss, yang terobsesi dengan gaya Sharukhan. Sampai-sampai ketika perusahaan kami menggelar sebuah acara, lagu India kesukaannya selalu di putar, dan salah satu dari kami bergoyang-goyang layaknya film India. Melihatnya saja memang membuat saya semakin yakin bahwa dangdut itu sangat menghibur.

Baru-baru ini juga saya menemukan sebuah file film yang tersimpan lama dalam ratusan Folder di Laptop saya. Yaitu film "My Name Is Khan", film itu memang seru, tapi lebih serunya ketika mendengarkan soundtrack dari film India tersebut. 

so everywhere, anytime is Dangdut...!



READ MORE - Mabok Dangdut

Cerita Nyata Yang Sangat Menginspirasi

Ketika awal pertama kali saya kenal dengan seorang yang setiap orang yang mengenalnya dengan baik menyebutnya dengan sebutan gelarUstad, yang memiliki panggilan yang sangat khas yaitu, NAQOY alias Nanang Qosim Yusuf. Suatu hari ketika saya mengikuti sebuah training yang beliau selenggarakan bersama The7Awareness ini sungguh membuat keadaan saya menjadi semakin berubah untuk menggapai kehidupan yang lebih baik lagi. Banyak orang yang terinspirasi dari gaya hidupnya yang sangat sederhana, salah satunya adalah aku sendiri. ...
READ MORE - Cerita Nyata Yang Sangat Menginspirasi

Kamis, 22 Desember 2011

Ibu

Dari sebuah kegelapan yang tenang, tubuhku semakin berkembang dan detak nadi ku semakin kuat, kini aku semakin yakin dan mulai siap untuk melihat sebuah cahaya kekal yang mulai membangunkanku dari sebuah tempat peristirahatan yang sebentar lagi akan aku tinggalkan. Rasanya aku sudah terbangun namun kelopak mata ini masih saja sulit untuk membuka mata  dan tidak satupun suara yang terdengar, hanya merasakan udara yang sangat dingin yang akan menyakitkan bagi tubuh ini. Perlahan aku mulai membuka kedua mata ini dan pertama kalinya mata ini melihat sebuah linangan air mata serta senyuman manis dari bibir seorang wanita. Detik demi detik udara dingin mulai menusuk-nusuk dan menyerang badanku, tak banyak yang bisa kuperbuat dari mulut ini untuk berkata-kata dan hanya teriakan tangis yang dapat kulakukan. Wanita cantik itu masih saja menangis serta tersenyum ketika melihat keberadaan yang telah di tunggu-tunggu sekian lama. Dibalut dan di bungkus dengan sebuah kain sehingga kehangatan tubuhku ini tetap terjaga dan isak tangis pun perlahan mulai mereda.

Begitulah kira-kira kenangan sewaktu aku mulai merapat ke Bumi. Perlahan aku mulai banyak diajarkan banyak hal, dari hal yang terkecil seperti menggosok gigi, mandi, buang air kecil/besar, belajar membaca buku dan Al-qur'an kemudian makan sendiri. Mulai terbiasa bangun pagi untuk melaksanakan ibadah Subuh tetapi setelah itu kembali menuju tempat tidur.
Kalo kita pernah nonton film "Ketika Cinta Bertasbih" katanya orang yang sudah bangun pagi untuk melaksanakan ibadah subuh kemudian kita tidur lagi rejeki kita akan di patok oleh ayam! jadi jawaban aku hanya "yaudah di makan lagi aja ayamnya biar rejekinya kembali lagi, heehehee... 

Jujur saja aku memang sangat bandel, jadi yang namanya marah-marah selalu tertuju padaku, seperti salah dalam membaca huruf di kitab suci Al-Qur'an sudah menjadi langganan penggaris kecil yang melayang ke tangan ku, namun perlahan mulai terbiasa lancar dalam membaca Al-Qur'an bahkan sampai lancar.

Memasuki umur untuk melakukan aktifitas di sekolah dasar pun  aku selalu di bantu oleh ibu-ku, di bantu dalam hal menghapal isi buku secara perlahan, caranya mudah sekali! pertama aku harus membaca buku sampai halaman yang telah di tentukan kemudian aku ditanyai tentang hal yang aku baca tersebut. Pulang sekolah terus melepaskan baju yang ku kenakan kemudian ku lempar-lempar ke mana saja di dalam rumah setelah kena marah aku mulai berhenti. Untuk para pembaca jangan ditiru hal seperti ini yaa... inget banget ini kejadian sewaktu aku kelas 1 SD. 

Tetapi tak selamanya aku ini menjadi anak yang nakal loh... sekarang aku selalu rajin membantu ibu ku, kalau sedang tidak bekerja aku selalu menyapu dan mengepel lantai rumah, mencuci piring, memijit kepala ibu ku dan jika malam tiba aku selalu memandikan kembang atau tanaman yang di tanam oleh ibuku di depan halaman rumah, bahkan menolong gadis sebelah yang di tinggal sendirian oleh orang tuanya dalam hal memasang lampu, menolong nenek dalam menyebrangi jalan TOL.. loh kok?!!? emang ada yah??

Para pembaca yang budiman... Ketahuilah bahwa jasa seorang ibu tidak terukur harganya, bahkan disebutkan dalam Al-Qur'an, seorang pria yang telah menikah harus tetap bertanggung jawab pada ibunya. *ini aku dengarkan sewaktu mengaji dan pada khutbah jum'at*. Maka nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan?? Ingatlah, tidak ada ibu maka tidak akan ada seorang Presiden, dokter, insinyur dll.


Tulisan ini aku buat dalam memperingati hari Ibu sekaligus ingin berbagi cerita yang tak terlupakan bagaimana kenakalan-kenakalan yang pernah terjadi dalam hidupku. Sekali lagi terimakasih banyak untuk ibu ku tercinta. I Love You. your the best mom :)

READ MORE - Ibu

Minggu, 27 November 2011

BeBlog Sukses Menjadikan Ratusan Guru menjadi Blogger

Bersyukur karena selama ini saya bisa kongkow bareng bersama Blogger Bekasi, dimana komunitas ini selalu melakukan hal-hal yang berbau mistik dalam setiap gerakan sosialnya. Ibarat pesulap yang membuat sesuatu yang tidak ada menjadi ada, dalam komunitas inilah kegiatan mistik itu selalu diterapkan.

Beberapa hari yang lalu komunitas BeBlog (Blogger Bekasi) telah menjalankan agenda-agenda resminya, yaitu Amprokan Blogger 2011 kemudian semakin menjalar untuk melakukan kegiatan Blogshop untuk para IGI - Bekasi (Ikatan Guru Indonesia). Sangat terbilang sukses, karena acara blogshop ini telah berlangsung selama 2 kali dalam waktu dan tempat yang berbeda-beda di Islamic Center dan gedung Pemerintahan Kota Bekasi. Dalam kegiatan ini saya beserta rekan-rekan dari Blogger Bekasi diminta sebagai panitia pelaksana untuk kegiatan BeBlog. Meskipun keadaan cuaca kian menggalau kami selalu menjalankannya dengan tekad yang berapi-api untuk sebuah tujuan yang sangat mulia ini, dimana sebuah blog akan dijadikan media pembelajaran, harapannya adalah para guru dapat berbagi kepada para muridnya, baik itu dalam pengalaman ataupun berbagi ilmu yang katanya ilmu itu sangat mahal harganya!

Terkejut!!! Dalam pelatihan blogshop yang pertama, peserta melebihi batas yang telah di tentukan! Beberapa calon peserta yang tidak mendapatkan jatah kursi tersebut, maka dengan berat hati kami terpaksa harus di pulangkan, padahal pihak panitia sudah melakukan sms ke setiap calon peserta, namun antusias para guru inilah yang akhirnya membuat pilihan untuk melakukan pelatihan Blogshop yang kedua dan  bahkan dua orang siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama pun sangat berantusias untuk mengikuti pelatihan blog ini, dengan datang tepat waktu sehingga mendapatkan jatah kursi paling depan. Kendala pada saat itu adalah ada banyak dari beberapa guru yang belum memiliki sebuah email, sebenarnya lebih dikatakan kalau mereka memiliki email namun lupa dengan kata sandi karena para guru tidak pernah membuka email. Hal inilah yang membuat waktu menjadi ngolor ngidul alias ngaret.

Pelatihan pertama menjadikan sebuah pengalaman yang berharga, untuk mengantisipasi kegagalan yang tak terduga kami memutuskan untuk mengambil jalan pintas sebelum pelatihan yang ke dua kalinya dilaksanakan, yakni para calon peserta dari para guru harus memiliki email dalam kondisi aktif dan sebisa mungkin harus memiliki email dari akun Google. Hasilnya kegiatan Blogshop kedua ini berjalan sangat lancar dan jauh lebih sukses dari kegiatan blogshop yang pertama.

Menurutku, sudah selayaknya potensi guru harus dikembangkan lebih bagus lagi, tidak hanya dalam sebuah dunia nyata tetapi guru yang cerdas itu harus bisa mengembangkan ilmunya kedalam dunia maya untuk berbagi informasi-informasi penting kepada masyarakat pengguna internet. Special Thanks to Indosat yang sangat peduli terhadap Blogger dan Netizen. Semoga kegiatan yang seperti ini menjadi berkah untuk kita semua yang menjalankannya.


READ MORE - BeBlog Sukses Menjadikan Ratusan Guru menjadi Blogger

Music