1st Sponsor


ibote creative Komunitas Blogger Bekasi ASEAN Blogger

Minggu, 27 November 2011

Detik - Detik Pertama Ku Menuju Kawasan ASEAN - Bali

Pertama kalinya aku menapakan kaki di atas pulau Dewata ini, aku hanya mempunyai perasaan bangga karena masih dapat di berikan kesempatan untuk melihat keadaan pulau Bali dalam rangka mensukseskan ASEAN Blogger Conference pada tanggal 16-17 November 2011 yang lalu. Keberangkatan ku yang dimulai dari Bandara Soekarno - Hatta itu sangat menyenangkan karena harus menikmati keterlambatan dari salah satu maskapai penerbangan yaitunya Lion Air selama 1 jam, saat itu saya tidak pergi sendirian selalu saja ada yg menjadi hiburan di saat menantikan keterlambatan tersebut, saya bersama mas Bahtiar selaku ketua panitia, kak Sheed dan mas Aan dari BUBU yang kemudian menjadi teman baru ku. Keberangkatan ini merupakan kloter pertama dari pihak Committee ASEAN Blogger Community (ABC) pada tanggal 14 November 2011.

Didalam pesawat saya selalu tersenyum melihat tingkah dari kak Sheed dan mas Bahtiar yang selalu meredakan suasana yang hampa. Disamping itu kami melakukan lomba foto dalam menangkap gambar yang kami peroleh dari Allah Sang Pencipta alam semesta.

Tiba saatnya pesawat yang kami tumpangi di sebuah Bandar udara yang kami nanti-nantikan, yaitu Ngurah rai. Dengan perasaan senang aku melangkahkan kaki pertamaku di pulau Dewata, dalam hati aku mengatakan "wow gue nggak percaya bisa datang kesini secara gratis!!!". Sumpeh deh saking senangnya gw mencari tulisan Ngurah Rai yang tercantum dalam bandara tersebut! Tapi kenapa kagak ketemu? (Efek dari foto mas Yulyanto di BBG haahaha..) Gue gak peduli mau di bilang norak atau katrok pada saat itu! Karena ini kesempatan emas sebelum segudang pekerjaan (Ups Lebay) datang yang sudah membayangi dalam benakku ini, demi membawa nama Indonesia dan suksesnya sebuah event bergengsi ini yaitu "ASEAN Blogger Community". Bagaimanapun sebisa mungkin kami sebagai panitia ingin membuat para peserta nyaman :)

Tak lama berselang saya menaiki sebuah kendaran beroda empat yaitunya Taxi, yang sudah disediakan oleh mas Aan selaku pihak EO, namun dalam perjalanan menuju Hotel perjalanan kami mulai tersendat akibat macet yang katanya orang Bali sangat parah! Padahal macet seperti ini bukan apa-apa bagi ku, hanya saja supir taksi tersebut selalu mengeluh... Aku ceritakan kepada supir taxi tersebut bahwa macet seperti ini masih sangat menyenangkan dibandingkan macet yg pernah saya alami di Bekasi dan Jakarta...

Tak lama berselang, tibalah kami di depan sebuah hotel yang bernama "Pop Harris" jarak Hotel dengan Bandara hanya menempuh waktu sekitar 45-60 menit dengan harga 100 ribu yang menurutku itu tidak begitu mahal :) but di hotel tersebut saya memiliki seorang teman baru yang bernama mas Robby dari Sub EO pihak BUBU. Dan pada saat itu pulalah kami mulai memasuki kamar masing-masing, saya dengan kak Sheed memilih kamar paling pojok. Alhamdulillah kamar yg saya tempati memiliki kelebihan sedikit dalam segi luas kamar.

Setelah selesai dalam urusan ngamar mengamar kami melanjutkan perjalanan untuk mencari makanan dan tepat sekali tidak begitu jauh di depan hotel kami tampak sebuah rumah makan bernama soto betawi, kepleset sedikit juga udah nyampe. Dan  disitulah kami melakukan aktivitas makan pada malam hari. Usai makan kami kembali menuju hotel dan melakukan meeting di halaman depan hotel. Topik kali ini adalah untuk membahas masalah hari esok! Dimana kita akan kedatangan beberapa peserta termasuk para pembicara. Saya, mas Bahtiar, kak Sheed Bientang, mas Aan,  mas Robi dari pihak sub EO dan mas Aji dari pihak Kementrian Luar Negri sudah menemukan langkah teknis untuk strategi pada hari esok... Bahwasannya kita mungkin dpt meminta bantuan kepada beberapa blogger Bali untuk esok harinya. Tugas saya adalah menjemput godiebag di hotel mas Aji tersebut

Sekitar pukul 00.00 tibalah kloter ke 2 yang berisikan para panitia ABC yaitu mbak Indah Juli, Eny, Wiwik dan Chici... Tepat pukul 1.30  dilanjutkan dengan istirahat di kamar masing-masing :) semua sudah tampak teler, hanya aku yang masih terlihat segar bugar... Ini semua karena sebelumnya aku meminum minuman vitamin penambah tenaga seperti yang disarankan oleh sang ketua Committee mas Bahtiar. Ceritanya masih berlanjut yaa... pantengin terus blog gue!

READ MORE - Detik - Detik Pertama Ku Menuju Kawasan ASEAN - Bali

Kamis, 13 Oktober 2011

Membawa Nama Bekasi Dalam Menembus Tapal Batas

Menanggapi email dari Kang Yulyanto di milist Beblog kembali mencairkan suasana pada malam hari tentang Kota yang teristimewa bagi ku, yaitu Bekasi. Bekasi merupakan tempat ku dalam mengadu nasib. Bekasi merupakan sebuah wilayah yang telah membesarkan ku ketika aku menginjak usia 1 tahun hingga masih terlihat berondong seperti saat sekarang ini *hihiihi. Bekasi telah memberikan ku pendidikan yang layak dari TK, SD, SMP hingga saat ini. Bekasi adalah tempat ku mencari Rizki yang halal. Bekasi memperkenalkan ku terhadap seorang gadis yang pernah aku cintai sebelumnya! Bekasi membawakan ku ke dalam banyaknya pengalaman yang tak terlupakan. Seiring berjalannya waktu, kota Bekasi inilah yang mempertemukan ku kepada para jodoh saudara-saudara baru ku di IBOTE dan BeBlog. Setapak demi setapak telah ku lalui bersama IBOTE dan semakin mengikuti arus liar dan curam dari Blogger Bekasi.
Sekitar setahun yang lalu dalam rangka memeriahkan ULTAH Beblog yang pertama kalinya  meninggalkan jejak hebatnya di ranah dunia maya adalah dalam membentuk sebuah komunitas ASEAN di sebuah hotel ternama di Bekasi yaitunya “Horizon”. Kegiatan tersebut banyak mengundang para siswa-siswi di sekitar sekolahan daerah Bekasi dan tak luput kala itu adalah kedatangan dari para pejabat-pejabat tinggi ASEAN yang ikut hadir dalam acara ini.


Semua kegiatan di horizon tersebut telah di catat dan di paparkan dalam sebuah tulisan yang akhirnya berdirilah sebuah blog http://aseanblogger.com. Kembali teringat sesaat setelah kegiatan tersebut terdengar sebuah kabar tulisan yang berjudul “kenapa tidak didirikan saja komunitas blogger Asean?” *kalo-nggak-salah-itu-judulnya.

Tak lama berselang beberapa bulan kemudian  pertanyaan itu akhirnya terjawab! Di dalam sebuah ruangan nan megah bertempat di esteler 77 blok M, telah terukir sebuah sejarah baru yang teramat penting dalam sebuah sejarah dunia maya, yang akhirnya terlahirlah sebuah komunitas ASEAN BLOGGER!!! telah di buktikan bahwasannya ASEAN BLOGGER itu memang jelas ada dan saya berserta para blogger lainnya menjadi salah satu saksi mata berdirinya sebuah komunitas Asean Blogger Chapter Indonesia. Merasa takjub karena kala itu seperti acara kopdar blogger bekasi, mengapa demikian? Karena di Jakarta sana saya bertemu lagi dengan pak Aris (ketua beblog), pak Eko, mbak Ajeng, pak Amril, mas Lanang, pak Rawi, Om Jay, bang Yulef, mbak mira dan mbak indah juli.

Pada saat malam itu juga ke tiga orang perwakilan blogger Bekasi inilah saya, mbak injul dan mbak Mira yg berhasil mendapatkan hadiah berkat lomba ngetwitt dari Asean Blogger. Horay.. Alhamdulillah ya, perwakilan Beblog mendapatkan hadiah dan itu sesuatu banget! Eitts, jgn lupa follow jg twitter ane » @gue_gani *sorry OOT



Sampai akhirnya terjadilah sebuah kopi darat di sebuah ruangan museum Mandiri di kota Jakarta! Dan hingga sampai saat ini ABC (Asean Blogger Community) selalu eksis, baik itu secara offline maupun online. Pada bulan November tahun 2011 ini ABC ingin mengundang para blogger dari tiap negara se-ASEAN untuk mengikuti sebuah kongres Asean Blogger di Bali dan tentu saja mengundang para peserta perwakilan dari tiap komunitas blogger yang berada di wilayah RI. Jika berminat silahkan hubungi mbak Ajeng, karena dialah  seorang wanita asal blogger Bekasi yang berjuang penuh dalam perjalanan Asean blogger hingga saat ini. *menjura #bloggerrepot heehe…

Beberapa prestasi-prestasi terbaik selalu bermunculan dari blogger bekasi di mulai dari #AB2010, buka puasa bersama di rumah baca mutiara mandiri, #AB2011 dan hingga bisa menjadi komunitas blogger terbaik berbasis wilayah di seluruh indonesia dalam Pesta Blogger 2010 powered by Acer.




Dan Alhamdulillah ya, beblog akan menggelar kembali aksi kopi darat nya di pulau dewata tersebut walaupun tanpa kehadiran sang ketua Pak Aris. Maka dalam menembus tapal batas ini tidak pernah ada akhirnya untuk para blogger Bekasi.

Pintaku, teruslah menembus tapal batas dan perkenalkanlah daerah Bekasi yang telah menjadi suatu kenangan di hati ku serta kota yang membesarkanku ini kepada dunia, bahwa Bekasi ini memang wilayah yang sangat berpotensi dalam berbagai macam sudut segi pandangan, baik itu percintaan, sahabat, sudara, karir, bisnis, pariwisata yang akan berkembang seperti wisata mangroove di babelan sana dll.
READ MORE - Membawa Nama Bekasi Dalam Menembus Tapal Batas

Sabtu, 16 Juli 2011

Musik Yang Menyenangkan Adalah Seperti Depapepe

Kala itu gue sedang melakukan perjalanan dari Bekasi menuju daerah Dadab yang terletak sangat dekat dengan lokasi Bandara Soekarno-Hatta, dengan menaiki mobil pribadi milik teman gue menuju daerah dadab tersebut, seorang teman  bernama Tutut Hario menyetel sebuah lagu yang sebelumnya belum pernah gue denger dan mungkin pernah  sesekali gue  dengar namun belum mengetahui asal-usul dari musik guitar tersebut. Ketika gue mendengarkan musiknya pertama kali secara spontan gue langsung menanyakan kepada teman gue untuk menghilangkan rasa penasaran di dalam kepala gue ini ! Dan seiring berjalannya mobil yang gue tumpangi, semakin lama musik ini semakin membuat diri gue tertarik untuk terus mendengarkannya, Perjalanan lebih terasa menyenangkan, dan bahkan dalam macet sekalipun tidak ada bahasa keluhan yang keluar dari bibir kami dan bahkan gue meminta untuk selalu repeat all khusus untuk Depapepe. 

Depapepe merupakan Group musik yang berasal dari negara Matahari (JAPAN), dengan bermodalkan 2 pemain guitar akustik yang mempunya skill dalam mengatur melody dan irama-irama yang mellow. Dalam setiap jenis musik dan irama musiknya mempunyai sentuhan-sentuhan alami yang berbeda. 

Adapun musik sejenis ini sangat cocok melengkapi dikala kita sedang sendiri di rumah atau pada saat kita sedang merasa galau (jiakakakakak...galau boo), menemani disaat kita sedang tidur pada malam hari, sambil melihat bintang-bintang dilangit tepat diatas atap rumah, disaat kita sedang melakukan perjalanan jauh dengan kendaraan roda empat sangatlah menarik, dan bahkan musik jenis akustik ini sangat cocok untuk menjadi inspirasi di saat kita sedang buntu. Eitss jangan salah ketika sedang menulis artikel ini headset pun sudah terletak di telinga kanan dan telinga kiri sambil mendengarkan lagu-lagu dari Depapepe yang menyenangkan. Selain itu musik berjenis akustik ala Depapepe ini sangat membantu untuk melakukan job kecil-kecilan yang sedang gue tekuni secara perlahan yaitu memasukannya kedalam sebuah tampilan foto slide, menarik bukan?


Dibawah ini merupakan penampilan dari Depapepe yang berjudul Canon :





READ MORE - Musik Yang Menyenangkan Adalah Seperti Depapepe

Kamis, 14 Juli 2011

Perjalanan Menuju Air Terjun Cibereum


Taman Wisata Cibodas merupakan area rekreasi yang menyenangkan untuk di jelajahi, bukan hanya untuk wisatawan lokal biasa saja akan tetapi tempat ini sangat menarik perhatian bagi para master pendaki gunung Gede, tidak hanya sekali, ketika gue menanyakan langsung kepada orang yang bersangkutan mengatakan "ane gak bakalan bosan untuk berulang-ulang kali datang kemari karena tempat ini adalah sarana olahraga yang alamiah" benar juga, mereka naik dan turun gunung dengan membawa tas yang sangat besaar di punggungnya. Pokoknya saya sangat mengacungkan jempol bagi mereka yang menaklukan sebuah gunung. 

Bagi anda yang baru pertama kali datang berkunjung ke daerah ini jangan pernah takut tersesat, karena tempat ini sangat ramai di kunjungi apalagi jika sudah menyangkut liburan sekolah  pasti rameeee boo... Disamping itu para tim petugas atau karyawan Taman Wisata Gunung Gede Pangarango telah menyiapkan sebuah peta besar yang terpampang diawal post pertama kali naik.


Awalnya gue bersemangat sekali dalam melakukan perjalanan ke Air Terjun Cibereum tersebut, nggak tau sama sekali seberapa jauhnya Air Terjun itu dan gue juga harus memikul sebuah tas ransel  (yaelah baru tas ransel kecil aja udah di sebut-sebutin :D hahaaha) yang berisikan pakaian gue dan teman gue. Kali ini akan menjadikan petualangan dan pengalaman yang mengasyikan bagi gue.



Jalan yang mendaki dan berbatuan tak urung untuk mengendorkan langkah kaki, jalan saja terus namun waktu yang semakin berjalan tak terasa sudah 30 menit kaki ini terus melangkah dan pundak ini masih saja memikul beban sebuah tas yang berisikan baju ganti untuk 2 orang, gue dan temen gue. Tiba di pertengahan jalan kaki ini mulai terasa nyeri, mulai dari situ lah gue selalu terdiam karena energi sudah terasa terkuras dan akhirnya gue mulai berteriak "woiiii... Istirahat bentar dulu kawan" jawaban dari teman lainnya adalah "bentar lagi kita nyampe boy, nanggung kalo kita istirahat disini. Mendengar hal itu pun sudah membuat gue malas untuk melanjutkan pendakian. Kali ini gue harus merubah strategi agar bisa enjoy, langkah pertama adalah gue harus berjalan berada di paling depan rombongan teman2 gue, setidaknya gue berada 50 meter di depan, langkah keduanya adalah jika langkah pertama berhasil gue bakalan istirahat sambil menunggu teman-teman gue yang lainnya.  Alhasil gue jalan terlebih dahulu dan bahkan gue harus berlari-lari hingga jauh.

Inilah rombongan teman-teman ku

Tak terasa  sudah lewat lebih dari 1 jam kami berjalan namun suara tetesan air terjun pun belum terdengar oleh kedua telinga, tak terasa pula 1 buah botol AQUA besar sudah kami habis kan bersama. Seperti biasa berjalan terlebih dahulu kemudian istirahat hingga saya menemukan sebuah plang nama saat jalan terbagi menjadi 2 jurusan...


Semangat membara kembali muncul ketika saya mengetahui jarak untuk arah tujuan yang akan kami singgahi yaitu Air Terjun Cibereum. Begitu melihat angka-angka yang di tujukan gue merasa senang semua terasa menjadi lebih ringan, bayangkan jaraknya saja tinggal berjalan kaki sepanjang 700 meter ! yah itu adalah hal yang sangat mudah bagi gue. Suara tetesan air pun kian terdengar dan ingin segera cepat sampai dan membeli sebotol Aqua dingin atau minuman-minuman ringan lainnya.




Setengah jam kemudia tibalah kami di sebuah Taman Wisata Air Terjun Cibereum, hmm indahnya air terjun tersebut membuat ku ingin cepat-cepat berbuka baju kemudian mandi ! Ternyata itu hanya menjadi khayalan semata bagi gue, sedikit saja gue terkena hembusan dari Ait Terjun tersebut gue sudah merasakan kedinginan, hahahahahaa... gue mencoba untuk melakukan cuci muka hasilnya adalah kesegaran yang gue dapatkan, dan yang lebih membuat gue terkaget-kaget adalah tidak di jualnya air minum apapun di area Taman Wisata tersebut dikarenakan akan menyebabkan sampah yang nantinya mencemari Air Terjun tersebut. Petugas tersebut mengatakan kalau saya haus saya selalu meminum air terjun tersebut ! Beneran bro... akhirnya gue ikutin ituh saran dari pak petugas. Endingnya gue kagak jadi nyemplung karena dinginnya air tersebut dan hanya beberapa temen gue yang akhirnya masuk ke dalam air tersebut.

Senang rasanya perjalanan kali ini... Semoga suatu saat nanti kita dapat berkumpul lagi untuk melewati hari-hari yang menyenangkan. :)

READ MORE - Perjalanan Menuju Air Terjun Cibereum

Selasa, 12 Juli 2011

Touring Puncak

Disuatu senja yang semakin lama kian menghitam gue duduk termenung sambil memikirkan Tugas Akhir gue yang lumayan riweuh (LEBAAAAY). Menenangkan hati, menjernihkan semua isi seluruh memory dalam sebuah benak dan mencari inspirasi baru untuk menaklukan dunia pendidikan tersebut, gue nekat untuk mengikuti jejak petualang yang akan di bentuk oleh beberapa teman-teman kuliah. Namun ketika disaat senja semakin kian terlelap, gelap pekat pun tiba buat gue untuk melakukan sebuah petualangan di malam hari bersama beberapa teman-teman..

Tepat pada hari jum'at malam gue bersama 6 orang teman kampus lainnya mengadakan perjalanan menuju puncak. Semua perjalanan sangat terencana, berangkat via bantargebang menuju puncak hanya memakan waktu 3 jam dengan melewati jalan pintas yang lumayan nyaman... Lika-liku perjalanan kami tempuh, bahkan motor yang gw tumpangi mengalami kendala dalam pendakian selama melewati jalur alternatif yaitu gunung Pancar.

Udara yang semakin dingin tidak menghentikan laju motor kami untuk berhenti istirahat sejenak, kami hanya memprioritaskan waktu untuk secepatnya sampai di pompbensin. Sungguh sangat hebat teman gue satu ini, dia bernama Mizwar penujuk jalan atau bisa dikatakan BOLANG, karena mengetahui seluk beluk medan perjalanan. Bayangkan sekeluarnya kami dari gunung Pancar tersebut kami langsung tiba di bawah Pomp bensin sebelum wisata Taman Safari tersebut berada. Waktunya untuk mengisi bahan bakar dan istirahat sejenak pun telah tiba..
Istirahat Sejenak
Mulai melanjutkan perjalanan... tepat pukul 1.30 kami terjebak macet dalam menuju kawasan puncak, hal ini disebabkan oleh perbaikan jalan pada malam hari, berhubung kami menaiki kendaraan roda dua jalan masih saja terlihat sangat lapang.

Tak lama berselang tibalah kami di sebuah tempat wisata Taman Cibodas dalam keadaan badan yang menggigil, dengan cepatnya gue mengambil inisiatif untuk mencari warung agar kami dapat menyelonjorkan badan yang terasa dingin dan pega-pegal. Sangat mengejutkan warung yang kami singgahi tersebut menyediakan tempat peristirahatan atau lossmen secara gratis... pas bener dah buat kantong mahasiswa macam kami ini,,, hahahahaa...


Keadaan semakin dingin dan mata semakin sipit membuat kami untuk ingin segera rebahan. Sesuatu terjadi sehingga kami semua tidak bisa memejamkan mata adalah karena kami sangat berisik dan mulai dengan canda tawa yang sangat menghebohkan bersama dengan orang baru saja kami kenal di dalam lossmen tersebut. Yeaah... hal itu sangat menyenangkan bagi kami !

suasana dalam lossmen


Hingga pagi menjelang tak satupun dari kami dapat memejamkan mata, sewaktu ketika langit semakin terang kami melihat kearah jendela, sesuatu membuat kami terkejut... indahnya ciptaan Tuhan ku  ini !!! sebuah pemandangan yang sangat indah telah gue temukan di pagi hari.




Pagi hari yang indah dan sejuk tersebut membuat hati kami bergerak untuk melakukan foto-foto bersama, inilah kenangan kita kawan.. semua kita lakukan secara senang dan hati yang ikhlas.





Langkah kami selanjutnya adalah untuk melakukan petualangan-petualang dalam menelusuri sebuah hutan menuju kawasan Air Terjun Cibereum, kisah selanjutnya silahkan klik disini
READ MORE - Touring Puncak

Music