1st Sponsor

Jumat, 17 Juni 2011

Sate Padang Semakin Sulit Dicari

Beberapa hari yang lalu tepat pada malam hari gue pergi berkunjung kerumah saudara di daerah Bintara Bekasi, dengan membawa perut kosong dan badan yang lumayan letih diakibatkan sehabis pulang kuliah. Sengaja untuk tidak makan di kantin kampus adalah karena daerah Bintara itu merupakan area yang tempat untuk melakukan wisata kuliner, tinggal pilih saja! Di sana banyak sekali mie ayam yang sangat enak, martabak telor, ayam bakar, pical ayam, bubur ayam, nasi goreng, nasi uduk, nasi bebek...dll. 

uuuwh wuenak tenan deh pokoknya gue juga bingung mesti milih yang mana, semuanya enak-enak kok jalan kesana-kesini dengan sebuah kendaraan bermotor akhirnya gue bertemu dengan sebuah gerobak yang bertuliskan "Sate Padang", ooohh my god ! kalo dipikir-pikir sudah jarang saya bertemu dengan gerobak seperti ini, jangankan untuk daerah Bintara dekat komplek rumah gue pribadi pun juga tidak pernah melihat dengan yang namanya Sate Padang tersebut. Sampailah saya di dalam sebuah tenda Sate Padang tersebut dan tanpa basa-basi gue langsung memesan sate tersebut dengan logat minang! "uda, posan sate seporsi lah! jan agiah ketupek lah" si uda menjawab "siap". Fuuhh tak sabar gue ingin merasakan Sate Padang ini! dipikir-pikir  sudah lebih dari setahun gue nggak pernah menginyam ini sate asal kota Padang. Selama ini gue hanya menginyam sate Madura dan sate Kelinci.

Tiba waktunya buat gue untuk menyantap makanan tersebut.. mmmh.. mantabh suratap rasanya pas di lidah boo.. makan Sate Padang lebih lengkap dengan kripik pedas nya, jika tidak ada kripik pedas nggak nampol ahh. Setelah habis satu porsi saya kembali mengatakan ke si uda "tambuah ciek lai da, lomak bone bumbu nan uda buek ko".

Pembeli pun semakin berdatangan ada yang meminta untuk di bungkus untuk dimakan di rumah dan ada juga yang duduk di sebelah gue.


Gue sempat berpikir bahwa kenapa banyak sekali orang yang berdatangan kemari? adakah alasan khususnya? 

Seusai makan gue langsung melanjutkan perjalanan menuju lokasi rumah saudara gue, dan menceritakan bahwa gue habis makan sate yang enak sebelum tiba. 

Sebelum tidur gue masih memikirkan apa alasannya kenapa bisa banyak orang yang berdatangan ke tempat sate tersebut! Lambat laun gue mulai mengerti kenapa banyak orang yang datang kesana? alasannya adalah sudah semakin sedikit bagi orang minang untuk membuka lahan pekerjaan untuk menjual Sate Padang , sekalinya ada yang berjualan ternyata rasanya sangat memuaskan sehingga banyak sekali mendatangkan pelanggan. 

Gue sendiri juga mempunyai hobby untuk meracik bumbu masakan dan sangat senang melakukan uji coba untuk racikan bumbu makanan terbaru. Hanya satu yang belum gue ketahui yaitu bagaimana cara membuat bumbu untuk Sate Padang yang kebih nikmat dan gurih di lidah. Seorang dosen pernah mengatakan kepada gue sewaktu jam kuliah "Saya lebih senang jika kamu memiliki usaha sendiri daripada bekerja di sebuah perusahaan! kembangkanlah kemampuan yang kamu punya itu menjadi sebuah pekerjaan yang berguna".

Saya menghimbau kepada para WarDang (Warung Padang) bahwasannya Sate Padang di Bumi Indonesia ini sudah semakin menghilang, bagaimana jika di setiap Warung Padang itu juga harus dilengkapi dengan yang namanya Sate Padang !! Gue berani jamin pasti itu sate lebih laku daripada masakan padang yang ente jual. Seandainya gue memiliki waktu yang cukup, Gue ingin sekali berwirausaha sebagai penjual Sate Padang. Jadi usaha gue selanjutnya adalah membuka lapak kuliner "Sate Padang Lintau Buo".
Salam Sate...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

@gue_gani ucapkan Terimakasih karena telah berani membaca...!!!
No Offense

Music