1st Sponsor

Sabtu, 27 November 2010

Forgive and Forget

Selamat pagi... Cek Gu...  Kira-kira seperti itulah kata-kata yang sering di lontarkan dalam sebuah film kartun Upin-Ipin dan selalu berbunyi ketika Handphone yang gue punya menerima sebuah message dari beberapa orang. Sebelum malam sabtu tiba, gue lagi sibuk-sibuknya mengutak-atik laptop karena baru saja terinstall sebuah OS yang sangat original yaitunya openSUSE (Linux). Ketika sedang asik-asiknya bermain bersama laptop, datanglah sebuah message  "Malam Sabtu aja ya aq mainnya", seperti itulah isi sebuah message yang masuk kedalam Handphone yang gue punya. Berhubung kita ini sudah lama tak berjumpa jadi gue ingin sekali memberikan sebuah kejutan kepada seorang matan pacarku itu. 

Secepatnya gue mengirimkan Email kepada seorang kenalan yang memiliki usaha sampingan berupa Coklat yaitunya mas Ismed Ismail. Gue kenal dengan beliau sewaktu acara PB 2010 loh. Inti dari email tersebut, gue memesan sebuah coklat yang bernuansa islami. Pasti pada penasaran kan seperti apa coklat yang gue pesan?


Nah.. gambar diatas itu merupakan coklat yang gue pesan atas permintaan gue sendiri dengan memasang foto seperti itu. Sebab itu foto satu-satunya yang gue miliki, sedangkan kalimat yang tertera dalam coklat diatas itu merupakan hasil ide pemikiran gue sendiri yang telah mengalami berbagai banyak hal dengan wanita tersebut, kalau masalah background yang merancang adalah mas Ismed sendiri. Terimakasih banyak buat mas Ismed karena gambarnya sangat cocok dengan apa yang saya inginkan, rasanya pun wuenak tenan. Mas Ismed langsung menyarankan agar saya mengambil coklat tersebut langsung ke outlet Coklat Mentari pada hari jumat sore.

Setibanya hari jum'at sore, keadaan cuaca yang tidak mendukung hampir ingin membatalkan niat gue dalam mengambil coklat tersebut !!! Apa boleh buat, demi seorang wanita yang jarang bertemu bahkan setahun pun sempat tidak bertemu, gue mengambil resiko untuk menjemput coklat tersebut dalam kondisi cuaca yang sedang turun hujan yang alhamdulillah tidak begitu lebat !!! Sempat mengelilingi kranji karena outlet coklat mentari tersebut terletak dan tertutup oleh pagar yang begitu tinggi sehingga gue sulit untuk menemukannya. Setiba di tempat tujuan gue sempat heran karena yang menjaga outlet tersebut adalah orang dengan sosok yang tidak gue kenal, Gue pikir gue langsung bertemu dengan mas Ismed tersebut ternyata tidak. Setelah mengambil coklat tersebut, gue langsung capcus menuju kampus untuk mengikuti jadwal perkuliahan. Ditengah asiknya belajar "selamat pagi cek guu.." (padahal sih sudah malam) lah ternyata ada sebuah SMS masuk, yang intinya permintaan maaf karena tidak bisa datang !!!

Sedikit shock ketika gue membaca sms yang baru masuk itu, mencoba membalas sms tersebut tapi tidak ada balasan, kemudian menelpon berulang-ulang kali pun tidak ada yang mengangkat, maksudnya supaya gue yang datang kerumahnya  untuk memberikan kejutan yang kecil, tapi hasilnya tetep nihil...

Alhasil coklat tersebut gue makan sendiri bersama dengan seorang temen tongkrongan rumah gue. Teman gue bilang "angkatin dulu tulisannya baru makan coklatnya", gue beri penjelasan bahwa tulisan serta warna dalam coklat tersebut juga bisa dimakan, dan rasanya pun juga enak... hehehee...

Semua berlansung sangat cepat dan gue tidak menyesali apa yang terjadi dengan malam sabtu tersebut, padahal maksud dari pertemuan itu hanya untuk bertemu seperti biasa dan tak ada maksud lain.  Tetapi Yasudahlah... apapun yang terjadi Everything ok !!!

Pelajaran juga buat gue... bahwa hidup itu selalu melekat dengan kata perjuangan, pengorbanan dan resiko. Obatnya hanya satu yaitu "ikhlas" dalam menghadapi segalanya, walaupun sedikit bercampur dengan perasaan kecewa dengan apa yang telah kita persiapkan tetapi harus tetap ikhlas yang dilengkapi dengan senyuman...

salam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

@gue_gani ucapkan Terimakasih karena telah berani membaca...!!!
No Offense

Music